{"id":4257,"date":"2023-10-15T23:11:52","date_gmt":"2023-10-15T16:11:52","guid":{"rendered":"https:\/\/koranbogor.com\/?p=4257"},"modified":"2023-10-15T23:11:52","modified_gmt":"2023-10-15T16:11:52","slug":"jelang-putusan-batas-usia-capres-cawapresaliansi-mahasiswa-geruduk-gedung-mk-minta-hakim-tidak-dukung-politik-dinasti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/2023\/10\/15\/jelang-putusan-batas-usia-capres-cawapresaliansi-mahasiswa-geruduk-gedung-mk-minta-hakim-tidak-dukung-politik-dinasti\/","title":{"rendered":"Jelang Putusan Batas Usia Capres &#8211; Cawapres,Aliansi Mahasiswa Geruduk Gedung MK Minta Hakim tidak Dukung Politik Dinasti"},"content":{"rendered":"\n<p>KORANBOGOR.com,JAKARTA-Aliansi mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (15\/10).\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>Aksi ini dilakukan jelang pembacaan putusan batas usia capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang akan dibacakan pada Senin (16\/10\/2023) pada pukul 10.00 WIB. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Para mahasiswa terlihat membawa berbagai spanduk yang ditujukan kepada MK, antara lain bertuliskan \u2018#PolitikDinastiJokowi\u2019, \u2018#ReformasiDikorupsiJilid2\u2019, \u2018#KamiMuak\u2019, hingga \u2018#MahkamahKeluarga\u2019. Koordinator aksi Chepi menyampaikan aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap integritas MK. <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dia mengaku khawatir MK telah diintervensi untuk kepentingan politik oleh pihak-pihak yang haus dengan kekuasaan. \u201cKami menolak dinasti politik. Kami mendesak MK bersikap netral dalam memutuskan gugatan batas usia capres dan cawapres di Pilpres 2024,\u201d ujarnya di lokasi aksi. <\/p>\n\n\n\n<p> Chepi menyampaikan MK tidak memiliki kewenangan untuk menentukan batas usia capres dan cawapres. Dia menyebut pihak yang berwenang menentukan hal tersebut adalah DPR. <\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Chepi menegaskan MK akan memberi jalan terjadinya politik dinasti jika mengganti batas usia capres atau cawapres. <\/p>\n\n\n\n<p>Dia berkata dinasti politik akan membuat Indonesia kembali ke masa kelam seperti era Soeharto. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana diketahui, isu yang berkembang saat ini menyebut Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan anak Presiden Joko Widodo akan didorong untuk menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto. <\/p>\n\n\n\n<p>Padahal, lanjut dia, usia Gibran belum cukup sebagaimana ketentuan yang berlaku.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSehingga kami menduga ada upaya agar Gibran bisa menjadi cawapres dengan mengubah aturan,\u201d ujarnya. Chepi menambahkan pemindahan kekuasaan adalah sebuah keniscayaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, proses ini haruslah berjalan dalam koridor-koridor hukum yang konstitusional.\u00a0 \u201cOleh karenanya, segala upaya-upaya pelestarian kekuasaan harus dihancurkan. Politik dinasti harus ditolak mentah-mentah di Indonesia,\u201d ujar Chepi. <\/p>\n\n\n\n<p>Lebih dari itu, Chepi mengingatkan seluruh hakim MK adalah wujud keseimbangan kekuasaan di Indonesia. Sehingga, permainan politik menjadi barang yang haram bagi mereka.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKepentingan politik tidak boleh melekat, apalagi menjadi pandu para hakim mengambil suatu keputusan. <\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh hakim haruslah berpegang dan kembali pada pada konstitusi negara, dalam menimbang dan memutus segala perkara,\u201d ujar Chepi<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KORANBOGOR.com,JAKARTA-Aliansi mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (15\/10).\u00a0 Aksi ini dilakukan jelang pembacaan putusan batas usia capres dan cawapres pada Pilpres 2024 yang akan dibacakan pada Senin (16\/10\/2023) pada pukul 10.00 WIB. Para mahasiswa terlihat membawa berbagai spanduk yang ditujukan kepada MK, antara lain [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4258,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"content-type":"","footnotes":""},"categories":[131,129],"tags":[772,1172,1173],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4257"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4257"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4257\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4257"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4257"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev1.koranbogor.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4257"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}